Jumat, 17 Mei 2013

Wanita Kuat itu ... Ibu

Ibu ... memiliki kasih sayang sepanjang jaman untuk anak-anaknya
Ibu ... sosok wanita kuat, memiliki peran paling penting dalam tiap tumbuh kembang anak-anaknya
Ibu ... tokoh paling penting dalam keutuhan keluarga

Ibu ... tak terbatas apapun kasih sayang yang dimilikinya
Ibu ... sanggup melakukan apapun untuk kebahagiaan anaknya
Ibu ... mahluk ajaib yang tidak pernah meminta imbalan apapun dari anaknya

Ibu ... sumber kehidupan anak manusia
Ibu ... samudera luas tak mampu menyaingi luas hatinya
Ibu ... SURGA ada dibawah telapak kakinya






Wanita kuat itu sepeti apa sih ? Yang kuat mengangkat "beban" berat, atau yang ikhlas menerima "beban" sebagai "hadiah" ?
Ya ! Ibuku ... wanita kelahiran tahun 1958... sosok wanita paling "kuat" bagiku. Lihat saja senyumnya .. manis dan ceria seperti senyumku 'kan? He he he ...
Dua kali Hari Lebaran sudah beliau lewati dengan riang, meski penyakitnya terus menguras ketahanan tubuhnya. Sejak divonis menderita gagal ginjal karena sering mengkonsumsi obat diabetes, Ibu harus melakukan hemodialisa (cuci darah) seminggu dua kali. Kebayang 'kan parahnya, kata dokter ginjalnya hanya tersisa sebagian kecil saja.
Awalnya sih Ibu sempat stress juga dengan penyakitnya. Karena dukungan keluarga dan teman, juga keteguhan hatinya memohon pada Tuhan untuk diberikan kekuatan super ... jadilah Ibu wanita yang sangat kuat. Satu-persatu teman seperjuangan Ibu di rumah sakit, pergi mendahuluinya, demikian pula dengan penderita yang baru berobat, jarang sekali yang tahan dengan rutinitas seperti Ibu.
Semangat Ibu tak pernah melemah walau kadang tubuhnya terasa amat lemah. Ibu selalu berjuang untuk bisa lebih lama berkumpul dengan keluarga, anak dan cucu2nya.  Jiwanya kukuh, doa-nya tak pernah putus untuk meminta kesembuhan. Ibu juga menerima "penyakit" itu sebagai "hadiah" dari Tuhan sebagai tanda sayang-Nya pada beliau. Ibu percaya, Tuhan tak kan memberikan cobaan melebihi kemampuannya.
Namun, awal januari 2013 tuhan menambah lagi ujian untuk ibu, tidak hanya harus menanggung cuci darah tiap 2 minggu sekali, beliau juga harus menanggung rasa nyeri yang menggerogoti jari kelingking kiri, ternyata penyakit diabetes yang di derita ibuku yang semula kering menjadi basah, sehingga setiap luka di bagian tubuhnya sangat sulit bahkan tidak bisa untuk disembuhkan.

Rasa nyeri yang diderita ibuku membuatnya tidak bisa tidur semalaman, hal tersebut juga membuatnya harus keluar masuk keluar rumah sakit. Hampir sepuluh kali lebih beliau dirawat d rumah skit. kami sebagai anak hanya Cuma bisa berdoa dan berdoa untuk kesembuhan ibu. Terkadang tak tega kmi melihatnya menanggung kesakitan setiap hari.

Sejak itu semangat ibuku untuk sembuh, bahkan untuk bertahan saja semakin menipis. Terkadang dia sering ngeluh sudah tidak tahan lagi dengan keadaan yang menimpa dirinya. Tapi semangat dari kami tak pernah putus untuk memberi kesembuhan kepadanya. Segala usaha telah kami coba, berobat kesana kesini, keluar masuk rumah sakit yang berbeda.

Kondisi ibuku terkadang membaik terkadang juga memburuk tak menentu. Terakhir keluar dari rumah sakit sudah dengan kondisi yang membaik... kami pun senang dan membaca doa untuk keadaan ibu yang membaik. Namun hari2 berikutnya kondisi ibu semakin melemah. Untuk berdiri saja beliau kesulitan, akhirnya ibuku dilarikan lagi kerumah sakit. Ibuku masuk ruang ICU. Kondisinya semakin meburuk dari sebelum2nya. Keadaan tubuhnya sudah saangat menyedihkan. Tak tega melihat ibu seperti itu. Darahpun sudah berkantong2 masuk kedalam tubuhnya tapi masih saja tak membuahkan hasil. Tiap hari ibu harus merasakan sesak karena belum bisa melkukan cuci darah. Tak tega dan ksihan yang Cuma bisa kami rasakan melihat ibu seperti itu. Karena kasihan melihat ibu kmi pun Cuma bisa berdoa untuk ikhlas dan meminta untuk diberikan yang terbaik untuk ibuku.

Dan akhirnya pada hari minggu pukul 15.00 ibuku harus menghembuskan nafas terakhirnya. Ternyata tuhan mempunyai rencana lain. Ternyata tuhan lebih sayang dengan ibuku. Berat tapi kami harus ikhlas, kini ibu telah tiada. Hanya doa yang bisa kami berikan untuknya. Semoga ibuku tenang disana dan ditempatkan di tempat yang terindah disisi Tuhan. Kami sangat menyangi ibu, ibu yang luar biasa bagi kami yang tiada gantinya di dunia ini....

Selamat jalan ibu.............
;(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Welcome to My Blog Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez